KWT Teratai Panen Perdana Mentimun

Dengan kerjasama dan tekad meningkatkan pendapatan untuk kesejahteraan keluarga  Kelompok Wanita Tani (KWT)Teratai Desa Matang Segarau Kecamatan Tekarang melalui metoda FMA (Farmers Managed Extention Activities) berhasil melaksanakan panen perdana mentimun. Metoda pengembangan kegiatan penyuluhan yang dikelola petani dan menitikberatkan pada pengembangan kapasitas manajerial, kepemimpinan dan kewirausahaan mendapat sambutan baik bagi para petani terutama kelompok wanita tani. Ketua KWT teratai Julita memaparkan perkiraan hasil panen perdana yang akan mereka terima dari modal Rp. 776.000. “Diperkirakan hasil yang diperoleh petani dari satu borong mencapai 2500kg, dengan harga pasaran perkilonya dua ribu lima ratus rupiah hasil panen perdana ini dapat mencapai Rp. 6.250.000”ucapnya dihadapan Bupati Sambas, Kepala Dinas Pertanian Dan Peternakan Kab Sambas, Kepala Badan Ketahanan Pangan Pentuluhan Pertanian Perikanan Dan Kehutanan Kab Sambas, Ketua Dewan Pembina Penyuluhan Pertanian Swadaya Kab Sambas, para petani dan undangan yang hadir di Kantor Balai Desa Matang Segaru, Selasa(21/2).

Julita mengatakan dengan mengikuti harga pasaran mentimun saat ini petani akan  meraup keutungan besar yang dapat membantu perekonomian keluarga. “Kami yang baru belajar ini sangat berterimakasih karena telah diberikan penyuluhan pertanian yang dapat membantu suami mencari tambahan, tetapi saat ini permasalahnnya pemasaran yang belum kami tahu”ujarnya.

Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH mengucapkan rasa bangganya pada para perempuan di Kab Sambas yang mau bersama-sama membangun daerah. “Maju tidaknya Kabupaten Sambas tidak hanya dilakukan oleh kaum laki-laki saja tapi juga kaum perempuan, perempuan juga ikut berperan dalam meningkatkan perekonomian keluarga contohnya KWT teratai yang telah membuktikannya” ujar Bupati dihadapan para petani dan undangan yang hadir.

Bupati Sambas yang didampingi Kepala Dinas Pertanian Dan Peternakan Kab Sambas, Kepala Badan Ketahanan Pangan, Penyuluhan Pertanian Perikanan Dan Kehutanan Kab Sambas, Ketua Dewan Pembina Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Kab Sambas mengatakan perempuan mampu diberdayakan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. “Saya sangat berterima kasih pada penyuluh yang mau mendorong kaum perempuan untuk maju, karena perempuan mampu diajak untuk diberdayakan dan ternyata mampu dan hasilnya ada, hanya pemasaran yang harus diperhatikan”ujar Wanita berkerudung ini.

Bupati juga mengatakan Insya Alloh dengan metode FMA dapat membawa manfaat bagi Kabupaten Sambas khususnya di bidang pertanian dan ibu-bu. “Peran kita sebagai ibu sangat banyak, tidak hanya meningkatkan perekonomian keluarga tetapi juga harus menambah wawasan dan memberi manfaat dengan indikator pada anak-anak di Kab Sambas tidak ada lagi kasus gizi buruk”ucapnya.

Lebih lanjut Bupati berharap peran serta PKK dalam kegiatan ini. “Saya harap kebun kolektif yang ada pada PKK tidak hanya ada pada saat akan tampil saja tetapi setelah itu hilang dan saya harap kebun kolektif yang ada jangan secuil karena PKK harus punya lahan karena perempuan Sambas mampu dan mau bekerjasama untuk membangun Kab Sambas”ujarnya yang pada kesempatan itu juga memberi bantuan untuk membeli mesin robin dan mesin pembuat tepung pisang yang dibutuhkan petani setempat.

Social Comment

Related posts:

  1. Bupati Serahkan Mesin Pasca Panen Padi
  2. Bupati dan Wabup Gagal Panen Perdana Tambak Bandeng
  3. BUPATI PANEN PERDANA KEDELAI SIMPANG EMPAT
  4. Wabup Safari Ramadhan Perdana di Masjid Fastabiqul Khoirot
  5. BUPATI TARAWIH RAMADHAN PERDANA

About shanti